Bismillah.
Ke-EMPAT:
Ke-EMPAT:
"Kajian
mengatakan 80% perkara yg kita lakukan antara umur 20-25 tahun akan menjadi perbuatan kita seumur hidup,” pandangan silih berganti antara aku dan Ksu. Her statement
gave me a goosebump. Dalam hidup yang satu ini, setiap ruh itu mahukan
kehidupan yang lebih baik dari semalam. Kerana konsep fitrah asal manusia itu. Walaupun sepekat mana kehitaman itu, yang putih itu akan tetap menjadi pilihan.
“Seorang bayi tidak dilahirkan (ke dunia ini) melainkan ia berada dalam kesucian (fitrah). Kemudian kedua orang tuanya lah yang akan membuatnya menjadi Yahudi, Nasrani, ataupun Majusi -sebagaimana hewan yg dilahirkan dalam keadaan selamat tanpa cacat. Maka, apakah kalian merasakan adanya cacat? Lalu Abu Hurairah berkata; ‘Apabila kalian mau, maka bacalah firman Allah yg berbunyi: (artinya)… “Tetaplah atas fitrah Allah yang telah menciptakan manusia menurut fitrahnya itu. Tidak ada perubahan atas fitrah Allah.” (Surat ar-Ruum: 30) (HR. Muslim, no.4803)
“Seorang bayi tidak dilahirkan (ke dunia ini) melainkan ia berada dalam kesucian (fitrah). Kemudian kedua orang tuanya lah yang akan membuatnya menjadi Yahudi, Nasrani, ataupun Majusi -sebagaimana hewan yg dilahirkan dalam keadaan selamat tanpa cacat. Maka, apakah kalian merasakan adanya cacat? Lalu Abu Hurairah berkata; ‘Apabila kalian mau, maka bacalah firman Allah yg berbunyi: (artinya)… “Tetaplah atas fitrah Allah yang telah menciptakan manusia menurut fitrahnya itu. Tidak ada perubahan atas fitrah Allah.” (Surat ar-Ruum: 30) (HR. Muslim, no.4803)
Pagi ini, setelah sekian tidur yang lena selama hampir sepuluh jam sepanjang perjalanan dari Turkey transit di Kiev kembali ke Gatwick dan terus ke Nottingham, ruhku kembali kepada perilaku asalnya. Meski sepanjang di Turki jarang sekali tidurku cuma 6 jam dan pagiku beraktiviti. Sesekali jadual harian itu perlu diubah menjadi fleksibel supaya diri tidak seperti robot. Benarlah kajian yang Ksu sampaikan padaku. Setelah berpuluh tahun bersusah payah melatih diri untuk tidak tidur di pagi hari, akhirnya secara automatiknya ia menjadi suatu kebiasaan. Jarang-jarang aku ponteng rutin itu, tapi hatiku akan memberontak kalau yang rutin itu tidak dirutinkan pada hari yang lain.
Kalau kebatilan sudah menjadi rutin harian pada umur 20-25, maka kemungkinan sisa baki hidup seterusnya berteraskan rutin itu. Betul Allah sentiasa membuka pintu taubatnya, tapi pintu taubat itu dibuka bukan untuk manusia memilih bila dia ingin berubah, tapi kerana Allah tahu manusia tak lari dari dosa maka Dia memberi peluang untuk kita selalu mensucikan diri -sekerapnya secepatnya.
Dalam hatiku terdapatnya dua sifat, yang malaikatnya dan yang syaitannya. Kerap kali aku menangkan yang hitam itu. Malah paling kerap aku menidakkan kebenaran untuk mengharuskan kemaksiatan itu. Therefore, for my next routine, I aim to cleanse my heart daily. Untuk setiap hari, niat segala perbuatan itu dimulai keranaNya, kembali kepadaNya. Semoga ramadhan yang akan datang ini lebih bermakna untuk setiap satu dari kita. Amin.

No comments:
Post a Comment